Sejarah Konsorsium
Mempelajari sejarah, fondasi pemikiran, serta landasan pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan di Indonesia.
Sejarah Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan
Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) hadir sebagai gerakan strategis nasional yang menyatukan kekuatan akademisi, kampus, dan pemerintah dalam menjawab tantangan kependudukan Indonesia. Dibentuk melalui kebijakan resmi pemerintah. Konsorsium PTPK ditetapkan pada tanggal 3 Agustus 2023 berdasarkan Keputusan Kepala BKKBN Nomor 163/KEP/D3/2023 tentang Pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan Periode Tahun 2023 – 2028 serta diperbarui melalui Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 87/KEP/D3/2026 tanggal 2 Maret 2026 tentang Pengurus Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan Periode Tahun 2026.
Saat ini pengurus Konsorsium PTPK terdiri dari Universitas Indonesia, IPB University, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga, Universitas Mulawarman, Universitas Hasanuddin, Universitas Tadulako, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Padang, Universitas Udayana, Universitas Sumatera Utara, hingga Universitas Gadjah Mada. Namun demikian, Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan tidak bersifat eksklusif. Justru sebaliknya, konsorsium ini membuka diri seluas-luasnya bagi perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia untuk bergabung dan berkontribusi. Semangat yang dibangun adalah kolaborasi, bukan kompetisi, karena tantangan kependudukan membutuhkan kerja sama lintas disiplin dan lintas wilayah.
Pilar Perintis
Konsorsium Nasional
14 perguruan tinggi penjuru nusantara yang meletakkan batu pertama dalam pergerakan kependudukan ini.
Institut Pertanian Bogor
Institut Teknologi Bandung
Universitas Airlangga
Universitas Gadjah Mada
Universitas Hasanuddin
Universitas Indonesia
Universitas Mulawarman
Universitas Negeri Padang
Universitas Negeri Yogyakarta
Universitas Padjadjaran
Universitas Sebelas Maret
Universitas Sumatera Utara
Universitas Tadulako